DV RUN

Posted in: Uncategorized by stefanusln on December 5, 2016

Image result for logo tfi binus

Nama     : Stefanus Liauw Natan

NIM       : 2001537954

Jurusan : Teknik Informatika

DV RUN adalah 5k charity run dan UMKM Expo yang diadakan untuk mendukung Rumah Singgah Bina Anak Pertiwi dan Yayasan Sahabat Anak yang memperjuangkan hak anak-anak marginal dan anak-anak jalanan yang dilaksanakan oleh KMBD. Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 4 Desember 2016 di Ancol dimulai dari pasar seni memutari kawasan Ancol dan kembali lagi ke pasar seni.

Pertama kita berkumpul di stand DV RUN pada pukul 6 pagi, dilanjutkan dengan pemanasan. Kemudian kita memulai perjalanan dari pasar seni menuju taman pantai dan menyusuri pantai sampai kejembatan. Di jembatan terdapat stand yang menyediakan air minum untuk pelari dv run. Lalu dilanjutkan melewati jembatan lalu kembali lagi ke pasar seni. Sesampainya di garis finish kita di beri mendali oleh anak-anak dari Rumah Singgah Bina Anak Pertiwi dan Yayasan Sahabat Anak. Kemudian kita dapat menjumpai stand-stand yang memberikan kita minuman You.C-1000. Lalu kita melakukan absen dan menyaksikan pementasan yang ada di panggung.

Alasan saya mengikuti DV RUN yaitu untuk berkumpul bersama teman-teman untuk bersenang-senang karena selain untuk itu kita dapat berolahraga bersama, mengingat kita sudah jarang berolahraga. Pelajaran yang dapat diambil yaitu tetap semangat walau hari turun hujan. Motivasi yang dapat diberikan yaitu tetap berkarya dan selalu berikan yang terbaik yang mampu diberikan.

Foto kami :

S__14368798S__14368801

Anak jalanan adalah sebuah istilah yang mengacu pada anak-anak tunawisma yang tinggal di wilayah jalanan. Lebih mendetail menurut UNICEF, anak jalanan yaitu berusia sekitar di bawah 18 tahun dan bertempat tinggal di wilayah kosong yang tidak memadai, serta biasanya tidak ada pengawasan. Jumlah anak jalanan terus meningkat. Saat ini tercatat di Kementerian Sosial (Kemensos) mencapai sekitar 4,1 juta. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebutkan jumlah anak jalanan meningkat 100 persendibandingkan 2015. Pada tahun lalu jumlahnya hanya mencapai  juta orang. Semua itu ditampung di 6 Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) di seluruh Indonesia.

Sarana bantuan yang dapat diberikan kepada anak jalanan yaitu: penyediaan lapangan pekerjaan bagi orang tua anak maupun anak-anak yang telah cukup umur merupakan salah satu jalan keluar yang diharapkan dapat meminimalisasi jumlah anak jalanan karena mereka akan lebih disibukan dengan pekerjaan yang baru. Cara yang lain yaitu melakukan bakti sosial.

Tags:

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment